paket codaidea: panduan program jangka panjang

Segala puji hanya untuk Allah-Tuhan semesta alam

Serta sholawat dan dalam semoga selalu tercurah kepada Muhammad Rasulullah SAW

Serta kepada sahabatnya- kepada salafussholeh dan semoga Allah selalu memberikan keselamatan dan petunjuk kepada kita semua agar dijauhkan dari segala subhat dan syahwat, dari segala kejahatan di muka bumi, dan dari siksaan api neraka. Serta dikuatkannya aqidah kita, juga iman dan taqwa kita.

PEMBUKAAN dan DEFINISI

Mungkin perlu waktu yang banyak untuk mendefinisikan remaja masjid dengan penjelasan yang dalam, karena definisi remaja masjid sangat penting untuk dibahas mengingat banyak sekali sekolah-sekolah yang memiliki masjid namun tak dimanage sedemikian rupa sehingga kurang makmur. Maka, remaja masjidlah solusinya. Insya Allah, Kami akan mencoba menjelaskan sesederhana mungkin sehingga setidaknya akan lebih dimengerti dan lebih mudah diaplikasikan.

Memang bukan sebuah kewajiban mutlak remaja masjid dijadikan salah satu fungsi tunggal dan utama dalam memakmurkan masjid, tetapi ini hanya sebuah sulosi pemberdayaan masjid yang memiliki 2 kelebihan utama yaitu: 1)pemakmuran masjid , 2)pembinaan generasi muda.

Bagi sebuah sekolah remaja masjid adalah sebuah tolak ukur yang sangat sensitive tentang kegiatan keagamaan dan keadaan kerohanian siswa pada sekolah tersebut.

Mari kita sederhanakan ; remaja masjid atau kita sebut ROHIS (rohaniawan islam) adalah wadah pemberdayaan kesiswaan setelah OSIS , yang bertanggung jawab terhadap kegiatan pemberdayaan diri bagi siswa. Apalagi ROHIS memiliki tugas yang lebih signifikan terhadap pengembangan rohani.

Baiklah, kita tak bicarakan status ROHIS itu sendiri bahwa ROHIS itu ekstra-kulikuler , bawahan sekbid 1, bahkan organisasi independent yang dibentuk khusus dibawah DKM sekolah dan lembaga sekolah diatasnya. Tapi yang penting ROHIS itu punya fungsi dasar yang sama dan utama yaitu pembinaan akhlaq dan kualitas agama yang lurus dan baik. Ini merupakan sebuah fungsi utama yang musti/ harus dicapai oleh setiap remaja masjid /ROHIS yang tak terbatasi oleh status dan jumlah personel . Namun tak sedikit juga orang yang menduga ROHIS itu hanya pengganti DKM dalam mengurus masjid. Tak salah, namun jangan lupa ROHIS punya fungsi yang utama seperti yang sudah diutarakan diatas.


SYARAT ROHIS

Sebenarnya tak ada istilah syarat yang menetapkan bahwa ROHIS itu mutlaq seperti ini….itu….., tapi setidaknya ROHIS juga memiliki nilai dasar kriteria yang perlu diperhatikan (yang pentingnya aja), diantaranya:

1. Perlunya pembina yang benar-benar dewasa dan solid kepada yang dibinanya (ROHIS)

Tapi yang paling penting pembina juga perlu memiliki kemampuan yang menakjubkan dalam memanage (selaku pembina) dan memiliki kualitas aqidah, akhlaq, dan ilmu agama yang lurus dan baik.

Betapa tidak, kalau sebuah organisasi remaja memiliki pembina yang tak peduli, maka akibat buruknya adalah dalam beberapa saat organisasi dengan pembina seperti itu akan berjalan tak terkendali bahkan menuju jalan yang tak pernah diharapkan lalu akhirnya hancur.

Hal ini penting, karena yang kita bicarakan ini bukan organisasi professional yang bekerja dengan pola kerja, program, dan kerja yang profesional secara otomatis pada organisasi ini yang diisi oleh para pemuda yang masih hijau dengan pengalaman dan hanya memiliki tujuan untuk pembelajaran akan tak berdaya tanpa Pembina.

~~~

Mungkin akan jadi masalah bagi para anggota jika memang Pembina yang dihadapi tidak memenuhi criteria diatas karena bagaimanapun pemilihan Pembina remaja masjid kebanyakan diputuskan oleh pengurus yang lebih tinggi seperti kepala sekolah yang memilih atas pertimbangan pengalaman walau akhirnya tak seperti yang diharapkan. Tapi setidaknya penegasan syarat ini mungkin bisa menjadi evaluasi diri bagi para pembina sebuah organisasi keremajaan yang diharapkan menjadi Pembina yang ideal bagi organisasi yang dibinanya.

2. Kepengurusan dan keanggotaan

Tak ada batasan bagi seorang siswa untuk masuk menjadi anggota ROHIS, bahkan kalau bisa semua siswa dimasukan menjadi anggota remaja masjid/ROHIS setidaknya memberikan sugesti keterikatan tanggung jawab terhadap kegiatan remaja masjid. Tak pula ada batasan bagi siswa untuk menjadi pengurus remaja masjid bila memang ia dapat bersungguh-sungguh, siap untuk solid dan siap mengikuti tauladan (Rasulullah SAW) untuk menjadi tauladan.

~~~

Dalam sebuah kepengurusan terdapat sebuah tempat, dimana sebuah organisasi akan tergantung oleh orang yang memegang jabatan ini.

Ya… apalagi selain jabatan sebagai ketua yang memiliki peran paling penting, pengaruh paling besar setelah pembina plus konsekuensi ketua yang sangat besar dan berat.

Kita terlepas dari anggapan orang Indonesia tentang keinginan kebanyakan orang menjadi pemimpin yang sebenarnya anggapan itu harus tidak diberlakukan dalam kehidupan kita mulai dari remaja masjid ini. Bukanya tak ingin seorang diberi kesusahan dan beban yang lebih berat hanya karena keinginanya menjadi ketua, tapi yang harus jadi focus kita sekarang adalah apa yang harus dilakukan seorang ketua.

Setidaknya seorang ketua memiliki kewajiban dasar bagi dirinya dan hak yang bisa didapatkanya,

Kewajiban,

i. memiliki kualitas akhlak dan agama yang lurus dan baik

ii. lebih bisa memanage

iii. berwibawa (tergantung)

tapi jangan disalah artikan menjadi sikap sewenang-wenang

berwibawa bisa didapat dari sikap yang tegas dalam mengambil keputusan

iv. siap menggerakan untuk menjadikan solid para anggotanya, lebih sungguh sungguh dan lebih cerdas dalam bersikap

v. tak mudah putus asa

vi. bersikap adil dan bijak kepada para anggotanya dan kepada keputusannya

vii. mendengarkan saran dari anggotanya

viii. memperhatikan kinerja anggotanya supaya bersikap optimum.

Juga hak yang pantas didapat oleh seorang ketua

Terkadang hak seorang ketua lebih banyak tidak diperhatikan oleh para anggotanya, padahal hak seorang ketua ini bisa dijadikan salah satu factor yang bisa mengangkat organisasi itu menuju kinerja yang lebih terkoordinasi, diantara hak itu adalah:

i. didengarkan dan dipatuhi segala keputusanya (baik dari hasil rapat ataupun keputusan yang diambil sesuai kebijakan )

hal ini yang banyak sekali dilanggar secara tak sadar, padahal taat kepada pemimipin adalah kewajiban seorang muslim dan karena hal itu, wajiblah seorang anggota taat kepada pemimpinya.

ii. mendapatkan kritikan secara sopan dan jelas.

Faktor yang menyebabkan hak ketua tak diperhatikan mungkin diantaranya adalah melekatnya pikiran liberalis yang menyebabkan hilangnya tatakrama seorang muslim baik tatakrama bersikap ataupun tatakrama berpendapat dan faktor selanjutnya adalah system organisasi demokrasi yang banyak dianut dan diagung-agungkan padahal system ini tidak cocok untuk organisasi berasaskan islam seperti ROHIS ini. System ini hanya akan menghancurkan organisasi itu sendiri secara perlahan dengan jalan perbedaan pendapat dan ego individualism. Di sinilah seorang ketua harus bisa menanamkan rasa saling percaya dan sifat taat kepada pemimpin dan menjauhkan anggotanya dari faham organisasi seperti diatas.

3. Program kerja

Inilah yang menjadi fokus kita selanjutnya ….yaitu program kerja yang benar-benar harus dikemas dan direncanakan secara berkelanjutan sehingga menjadi program jangka panjang, yang direncanakan berdasarkan waktu (dalam 1 tahu/periode) dengan schedule kerja yang jelas dan teratur.

Memang sebuah program kerja bagi organisasi keremajaan ini bisa diklasifikasikan misalnya membaginya antara pogram kaderisasi dan program pembinaan diri.

Prinsipnya, dalam masalah program kerja remaja masjid ini adalah tak perlu banyak- banyak membuat program yang akhirnya hanya akan membuat kinerja remaja masjid tak optimal dan ‘ribet’, namun cukuplah program yang dibuat dikemas secara sederhana namun efektif untuk mencapai fungsi dan tujuan yang telah kita bicarakan, yaitu pembinaan akhlak dan agama yang lurus dan baik serta memenuhi criteria kalsifikasi kaderisasi dan pembinaan diri walaupun tak dibagi dengan spesifik.

Setelahnya dibuat program jangka panjang ini, maka perlu perawalan yang dipikirkan dengan strategi yang matang agar program ini dapat berjalan dengan dukungan yang tinggi dari berbagai pihak. Baiklah ….kita misalkan dari sudut publikasi, bisa kita awali dengan audiensi /pressentasi kepada kepala sekolah untuk meyakinkan bahwa program yang dibuat ini sangat penting sekaligus meminta bantuan fasilitas dan lain-lain.

Mungkin saya akan memberikan salah satu sontoh schedule sederhana yang semoga bisa diaplikasikan dalam program ROHIS.

(download as PDF)

codaidea__t7konsepkurikulumprogramjprohis

STUDY KASUS

Kebanyakan masalah dalam organisasi itu ada pada 3 point syarat tadi. Mulai dari Pembina yang tak acuh, anggota yang ego (karena system organisasi yang terlalu memanjakan), ketua yang tak diperdulikan sampai masalah program program kerja yang asal jadi, asal-asalan sehingga tak efektif dan tak bisa dipertangguangjawabkan.

Namun semua masalah itu pasti ada jalan keluarnya, yang mungkin salah satu solusinya bisa kita temukan dalam bentuk pemikiran yang sederhana namun menakjubkan. Karena tak sedikit pola yang sederhana bisa memecahkan masalah yang besar, baik dalam masalah keluarga, bisnis sampai pemerintahan. Seperti halnya pola dakwah Rasulullah SAW yang sederhana namun menakjubkan yang dimulai dari pembinaan aqidah baru ke masalah hukum.

————————————————————————————————————————–

Permohonan maaf bila saya tak dimuat contoh solusi yang saya sebutkan sebelum saya tahu ada masalah yang sebenarnya namun sebaiknya bila ada permasalahan-permasalahan itu bisa dimuat di buku tamu atau comment pada tulisan ini atau kirim ke email: salafisend@gmail.com dengan mohon disertakan nama pengirim (perorangan/sekolah) dan untaian masalah secara kronologis.

Bila masalah itu bisa saya jawab maka insya Allah saya akan jawab sesuai ilmu dan pengalaman saya. Namun bila tak bisa saya jawab maka saya sampaikan ucapan permohonan maaf.

Kesempurnaan adalah hanya milik Allah sedangkan kesalahan berasal dari kebodohan diri saya sendiri dan syaitan.

www.salafisend.wordpress.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: