hari pagi begitu terasa
pada tubuh teman yang penuh asa
kata orang itu semangat
yang terasa walau ia terbang
pada hari biru yang tak kelabu
awan pun hanya numpang lewat
menghela
tanpa permisi
dari sebuah jalan yang dibuat pusing
tapi itu lebih indah
tak pernah terasa dahaga
melirik tubuh yang masih kuat berjalan
para pejalan mencoba mendaki
dari perawalan yang curam
tapi hancur oleh tawa dan canda
entah mengapa ku rindu masa dulu
yang masih ungu dan tak pernah kelabu
dari tapakan kami menyeberang
menyusuri sawah yang dibentuk bukit
mengawali jalan walau udah jauh
dari kota menuju hutan
seorang teman terus bercerita
tentang dirinya dan masa lalunya
pada tanjakan lalu pemberhentian
dan bercerita sampai air habis tak terasa
angin masih membelai
lewat pada para pembicara
yang membicarakan
yang terus bercerita
tapi cerita tak akan berharga
bila akhirnya kita tak teruskan
pada perjalanan dari kota ke hutan
mei 2008
clasmantic berkata,
April 4, 2009 pada 2:32 pm
jalan jalan aja bikin puisi
canggeeeh wooooi
kalo jalan jalan ajak ajak donk
clasmantic berkata,
April 4, 2009 pada 2:33 pm
ehhhhh
langit sekarang lagi geleeeep neeeh