–pertaruhan untuk putih–

sudah jauh yang kupertaruhkan
bukan hanya uang
atau barang
lagipula ku tak punya uang atau barang
hanya kupinjam dari seseorang
yang tak harap kembalikan

kini sesuatu yang besar kupertauruhkan
dari sebuah masa
yang tak bernilai
karena tak dasarkan nilai
tapi nanti tak sanggup nilai menilainya

antaranya…..
kepercayaan……..
dari sebuah keputusan
yang harap arti (semua orang)
walau tak menikmati
pada kehidupan asingnya

pada awal perjalanan
cita
menjadi seorang penjaga
antara ilmu, kehormatan dan keyakinan
bukan munafik, malas dan maksiat
tapi yang berarti
pada hari yang setiap orang mencari lalu harapkan arti

lalu pada perjalanan hidupku
pada yang selanjutnya

…………….
sudah kubilang
kini kupertaruhkan semuanya
semua yang  harap dari masa

padahal awal
tapi kekecewaan diriku
pada akhirnya benci diri
tapi harap ini kan berakhir
semoga kan berakhir
semuanya pada kekecewaan
dari kesalahan yang perlu dileburkan

kuingin tak ulangi semuanya
sampai waktu tak terbatas
cukup
cukup sampai detik ini
masuk dan dijerat tuanya bencana

ini memang bencana
bila ku tak bisa lepaskan diri
dan cukup semuanya

makanya saya bilang
cukup
sampai detik ini
sampai waktu tak terbatas

……………………

pertaruhanku tak cukup disini
karena hidupku bukan sekedar lepaskan diri
tapi
jua untuk benahi lalu cahayakan

……………….
sudah kuputuskan
pada sebelum semuanya
bukan untuk dunia
tapi harusku lewati semuanya
lebih mahal dengan taruhan yang mahal

kini aku baru tahu
artinya berarti
setelah aku habiskan waktu 12tahun pada buaian merah
lalu temani pada biru
dan kuputuskan pada abu
untuk kucapai pada lahan putih
kuharap pada abu tak sia sia
karena kutemukan diri di dalam

ini sebuah pertaruhan
yang semua orang pasti akan ada yang memilihnya
bukan hanya untuk sendiri
tapi untuk semua orang
yang percaya ia akan temukan arti

akan lewati waktu yang lama
untuk capai putih itu
ku hanya pegang kepercayaan
yang tak boleh hianatinya

ku yakin ini bukan kesalahan
yang sudah kubahas seperti sebelumnya
tapi ini pilihan
kepada putih
atas kepercayaan
dan tak boleh hianati
ku harus berarti walau akhirnya mati
yang kuharap
setelah kuberarti di jalan ilahi
:
:
itulah putih
yang berarti
tak hianati

note:
sebuah puisi perjalanan diri tentang pertaruhan sebuah kepercayaan untuk memilih jalan yang rumit tentang masa depan urusan arah pendidikan yang dipilih. yang berbeda dengan semua orang dan sebuah pilihan yang jauh sekali dari yang sudah diajarkan pada masa sebelumnya
tapi dengan keputusan ku ini, mengharapkan sesuatu yang berarti untuk semua orang yang percaya dengan apa yang saya pilih.
itulah putih -yang berarti -yang tak hianati (bait terakhir)

juli 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: